You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diprediksi Jabodetabek akan Diguyur Hujan Ringan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Jabodetabek Diprediksi Hujan Siang dan Malam

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang dan malam hari.

Pagi hari berawan, potensi hujan ringan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Bekasi dan Kepulauan Seribu

"Pagi hari berawan, potensi hujan ringan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Bekasi dan Kepulauan Seribu" kata Hary T Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Jumat (21/10).

Siang dan sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Bekasi dan hujan potensi hujan lebat di Bogor.

Diprediksi Jabodetabek akan Diguyur Hujan Ringan

Sedangkan malam hari, potensi hujan ringan sedang di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor.

"Dini hari berawan dan potensi hujan ringan di Tangerang, Bekasi, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 55-94 persen dan kecepatan angin Tenggara-Barat Daya 05-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12951 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1578 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1571 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1505 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1161 personBudhi Firmansyah Surapati